1. Aturan Dasar Menghitung
A. Aturan dasar menambah
Jika dua himpunan tidak mempunyai unsur yang sama, maka jumlah anggota dari dua himpunan adalah jumlah dari banyaknya anggota masing-masing himpunan. Misalnya perjalanan dari kota A kekota B dapat menggunakan pesawat terbang atau kereta api. Dengan pesawat terbang ada 4 penerbangan dan dengan kereta api ada 5 jadwal pemberangkatan, maka banyaknya cara perjalanan dari kota A ke Kota B ada 4+5=9 cara.
B. Aturan dasar mengalikan
Misalkan perjalanan dari kota A ke kota B harus melalui kota P. dari kota A kekota B harus melalui kota P. dari kota A ke kota P ada 4 jalan rute dan dari kota P kekota B ada 5 jlan, maka dari kota A kekota B ada 4.5=20jalan.
2. Faktorial dan Permutasi.
A. Faktorial
Jika n bilangan asli, maka didefisinikan
n!=n(n-1)(n-2)(n-3)…………………………….3.2.1, 0!=1
B. Permutasi
Permutasi adalh susunan n unsure berbeda dengan memperhatikan urutannya.
Contoh
Ada 3 unsur berbeda, yaitu a,b,c. Susunan tiga unsure tanpa pengulangan adalah
|
|
|
Yaitu ada 6 susunan yang berbeda (abc,acb,bac,bca,cab,cba). Persoalan ini adalah permutasi 3 unsur dari 3 unsur berbeda. Secara matematis dapat dikatakan: permutasi r unsure dari n unsure yang berbedadengan rumus ini,contoh tersebut dapat ditulis
3. Permutasi siklis
Jika 3 orang a,b,c duduk berjajaer, maka posisi duduk adalah abc,acb,bac,cab,cba. Tetapi jika orang tersebut duduk mengelilingi meja bundar, maka posisi abc,bca,cab adalah sama dan posisi acb,cba,bca sama. Rumusnya adalah:4. Permutasi berulang
Permutasi dengan unsure yang sama disebut permutasi berulang,misalkan ada n unsure dengan k unsure yang muncul q1,q2,q3………..qkContoh
Tentukan banyaknya susunan 11 huruf yang diambil dari huruf MISSISSIPPI. Dalam hal ini huruf I muncul q1=4kali, S muncul q2=4 kali dan P muncul q3= 2 kali. Jadi jumlah permutasi adalah
![]() |
